 |
| Anak Indonesia |
Bermain adalah dunia
kegembiraan anak, karena anak-anak pada usia dini memahami dunia sekitarnya secara
alami melalui bermain. Bagi anak, bermain bukan sekedar kesenangan,
melainkan juga merupakan sarana belajar untuk mendapatkan pengetahuan,
pembentukan watak dan sosialisasi.
Untuk mengoptimalkan waktu bermain anak
diperlukan adanya program bermain yang terencana, yang dikembangkan
berdasarkan tahap-tahap tumbuh-kembang dan minat, bakat serta kondisi
lingkungan di mana anak tinggal.
Menurut pakar pendidikan, usia dini (0 – 5 tahun) adalah usia emas
yang sangat berpengaruh pada kepribadian anak selanjutnya karena
perkembangan IQ, EQ, dan SQ berkembang sampai 80%.
Dengan membiarkan anak bermain sesuai kemampuan dan bakatnya akan
menumbuhkan keterampilan psikomotorik anak, baik psikomotorik kasar
maupun psikomotorik halus.
Cara yang efektif dalam mendidik anak usia dini adalah melalui
pendekatan saat anak bermain sendiri atau berkelompok, orangtua maupun
tenaga pendidik bisa menjadi teman bermain, mengarahkan serta mengajak
anak berpikir menggunakan logika dan membedakan mana yang baik dan yang
tidak baik.